Sumber Omega 3 Alami, Salmon Jadi Makanan Favorit yang Tepat

Apakah Anda termasuk penggemar salmon? Jika ya, maka pilihan makanan favorit Anda sudah tepat. Saat ini, ada banyak pilihan makanan salmon yang dapat Anda nikmati, mulai dari sushi, sashimi, sup atau steak. Anda juga bisa mengolahnya dengan menumis, grill, kukus, atau pan seared. Selain rasanya yang lezat, ternyata salmon mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Mau tahu apa saja manfaatnya?

Secara umum, dr. Asnath Vera Savitri Matodang, SpPD mengatakan, salmon merupakan salah satu sumber omega 3, asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, omega 3 tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisi tersebut, maka seseorang perlu mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3. “Pada umumnya memang ikan banyak mengandung asam lemak tak jenuh, khususnya ikan laut, ternyata banyak mengandung omega 3,” ujar Asnath pada timOmepros, Juni 2018 lalu.

Suatu artikel Healthline (Juni 2017) menyebutkan, omega 3 sendiri dibedakan menjadi 11 jenis. Tiga di antaranya merupakan omega 3 yang paling penting bagi tubuh kita, yakni alpha-linolenic acid (ALA), eicosapentaenoic acid (EPA), dan docosahexaenoic acid (DHA). ALA banyak ditemukan di sayur-sayuran dan biji-bijian seperti kale, bayam, kedelai, atau chia. Sementara EPA banyak ditemukan di ikan laut dan seafoodseperti salmon, herring, belut, udang, dan sturgeon. Serupa dengan EPA, DHA juga banyak ditemukan di ikan laut, termasuk salmon, dan seafood.

Omega 3 yang terkandung dalam salmon bermanfaat untuk:

1. Mengatur Lemak Tubuh

Pada dasarnya, setiap lemak yang masuk ke dalam tubuh akan diproses menjadi asam lemak bebas, trigliserida (triglyceride), fosfolipid (phospholipid), dan kolesterol (cholesterol). Asam lemak bebas kemudian dibagi lagi menjadi asam lemak jenuh, asam lemak tidak jenuh, tunggal, dan majemuk.

Asam lemak ini sebetulnya bermanfaat dan diperlukan oleh tubuh, asal jumlahnya dalam batas normal. Kolesterol misalnya, bermanfaat untuk membentuk dinding-dinding sel tubuh, membantu tubuh menghasilkan vitamin D, berperan penting dalam pembentukan hormon, dan membantu proses pencernaan. “Jadi sebenarnya, tidak masalah makan makanan yang mengandung kolesterol jika dikonsumsi dalam porsi yang normal dan wajar. Yang paling penting, tidak boleh berlebihan,” jelas Asnath.

Nah, omega 3 yang terkandung dalam salmon dapat membantu mengatur kadar lemak dalam tubuh dengan cara meningkatkan kadar kolesterol baik atau high-density lipoproteins (HDL), menurunkan kadar kolesterol total, menurunkan trigliserida, serta menurunkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dalam darah.

2. Mencegah Risiko Penyakit Jantung Koroner

Jika asam lemak dalam tubuh berlebih, maka tubuh akan menyimpannya sebagai trigliserida yang bisa menyumbat pembuluh darah. Begitu pula halnya dengan LDL, jika kadarnya berlebih, maka zat tersebut bisa menimbulkan atherosclerosis atau pengerasan dan penyempitan pembuluh darah. Penumpukan asam lemak dan penyempitan pembuluh darah ini akan menahan aliran darah ke koroner, yang pada akhirnya akan meningkatkan risiko serangan jantung.

“Omega 3 dapat mencegah penumpukan atau penggumpalan sel-sel trombosit pada daerah yang menyempit. Jadi dia bertugas mencegah agregasi sehingga sirkulasi darah di jantung dan di pembuluh darah jadi lebih lancar. Pembuluh darahnya sendiri juga jadi lebih lebar,” terang Asnath.

3. Mencegah Penyakit Lainnya

Kolesterol jahat atau LDL yang tinggi akan mengakibatkan beberapa penyakit seperti darah tinggi, stroke, kanker, gangguan sistem pencernaan, serta ketidakseimbangan di empedu yang juga bisa mengakibatkan penyakit batu empedu. Fakta yang perlu kita perhatikan ialah, 80% penyakit batu empedu disebabkan oleh endapan kolesterol. Karena salmon mengandung omega 3, maka ikan ini juga dapat mencegah timbulnya penyakit-penyakit di atas.

Artikel Healthline menyebutkan, salmon mengandung selenium yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan tulang, menurunkan antibodi tiroid pada orang yang mengalami penyakit autoimun tiroid, serta menurunkan risiko kanker. Selain itu, salmon juga mengandung potassium yang berfungsi mengontrol tekanan darah sehingga menurunkan risiko stroke.

4. Anti Peradangan

Asnath melanjutkan, omega 3 berfungsi sebagai anti peradangan (inflammation) dan meningkatkan daya pulih, contohnya bagi para binaragawan. Hal ini dimungkinkan karena omega 3 dapat mencegah pemecahan otot dan meningkatkan pertumbuhan otot.

Senada dengan hal itu, artikel Healthline juga menyebutkan bahwa banyak ahli meyakini peradangan adalah akar dari berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Sebuah jurnal berjudul “Inclusion of Atlantic salmon in the Chinese diet reduces cardiovascular disease risk markers in dyslipidemic adult men” karya Zhang J dkk yang terbit Juli 2010 menunjukkan bahwa memakan lebih banyak salmon dapat membantu tanda-tanda peradangan pada orang-orang yang memiliki risiko ketiga penyakit kronis di atas atau penyakit lainnya.

5. Kaya Vitamin B

Salmon sangat kaya akan aneka ragam vitamin B, seperti B1, B2, B3, B5, B6, B9, dan B12. Vitamin ini bermanfaat dalam mengubah makanan menjadi energi, membentuk dan membetulkan DNA, mencegah peradangan yang bisa menyebabkan penyakit jantung. Vitamin B juga terbukti dapat memelihara fungsi optimal otak dan sistem saraf.

6. Mengontrol Berat Badan

Salmon termasuk sumber protein yang tinggi, namun rendah kalori. Jika Anda mengonsumsinya, maka Anda akan merasa kenyang. Itu sebabnya, salah satu manfaat salmon ialah dapat menurunkan berat badan. Jurnal berjudul “A high-protein diet for reducing body fat: mechanisms and possible caveats” karya Dominik H Pesta dan Varman T Samuel pada November 2014 menyebutkan bahwa kandungan yang terdapat di dalam salmon dapat menghasilkan hormon yang bisa mengontrol nafsu makan. Omega 3 dalam salmon juga terbukti dapat menurunkan lemak perut dan lemak hati.

7. Memelihara Kesehatan Otak

Karena omega 3 banyak terkandung di ikan laut, maka omega 3 yang berasal dari ikan laut biasa juga disebut minyak ikan. Artikel Healthline menyebutkan, minyak ikan dapat menurunkan penyakit depresi, menjaga kesehatan selama kehamilan, menurunkan kecemasan, mencegah penyakit kehilangan ingatan karena usia, dan menurunkan potensi dementia. Jurnal berjudul “Fish consumption and cognitive decline with age in a large community study” karya Morris MC dkk yang diterbitkan pada Desember 2005 menunjukkan, orang berusia 65 tahun ke atas yang mengonsumsi minyak ikan dua kali seminggu memiliki masalah memori lebih sedikit ketimbang mereka yang mengonsumsi minyak ikan sekali seminggu.

8. Memelihara Kesehatan Kulit

Artikel Healthline (Desember 2016) menyebutkan bahwa salmon mengandung astaxanthin, suatu zat antioksidan yang memberikan warna merah pada ikan tersebut. Astaxanthin ini akan mencegah kerusakan kulit dan membuat Anda tampak awet muda. Jurnal berjudul “Supplementating with dietary astaxanthin combined with collagen hydrolysate improves facial elasticity” karya Yoon HS dkk yang terbit Juli 2014 menunjukkan bahwa, orang yang kulitnya rusak akibat matahari mengalami kemajuan pesat dalam elastisitas dan kelembaban kulit setelah mengonsumsi astaxanthin dan collagen selama tiga bulan.

Setelah mengenal kebaikan-kebaikan di atas, semoga kini Anda semakin rajin mengonsumsi ikan salmon. Untuk kebutuhan nutrisi harian Anda, percayakanlah pada Omepros, suplemen makanan sehat yang mengandung omega 3, omega 6, dan omega 9. Omepros, balancing your life!

Continue Reading

AEROBIK SAAT PUASA, KENAPA TIDAK?
Selengkapnya
RUMAH KINCLONG, TUBUH BUGAR, SIAP MENYAMBUT LEBARAN
Selengkapnya
OLIVE OIL CEGAH MASALAH KESEHATAN SAAT PUASA
Selengkapnya
Blackcurrant, Pasukan Elit Cegah Peradangan Tubuh
Di negara-negara Barat dan Eropa, blackcurrant masuk peringkat pertama superfruit. Zaman dahulu, masyarakat Eropa bahkan merebus jus blackcurrant dan gula sebagai obat sirup untuk mengatasi masalah tenggorokan dan menurunkan demam.
Selengkapnya